10+ Makanan yang Mengandung Vitamin C

10+ Makanan yang Mengandung Vitamin C

Makanan yang banyak mengandung vitamin C, pada umumnya di kalangan masyarakat indonesia, mereka hanya mengenalnya dari jenis buah-buahan sitrus seperti jeruk dan lemon.

Namun, pada kenyataan adalah masih banyak di luar sana jenis dari makanan yang mengandung vitamin C.

Kita sebagai manusia, tentunya membutuhkan makanan ataupun buah-buahan yang banyak mengandung vitamin C.

Table Of Contents

Makanan yang Mengandung Vitamin C

Makanan yang Mengandung Vitamin C dari Buah

Buah:

1. Nanas

King of Fruits adalah julukan untuk buah nanas.

Sepertiga nanas di dunia diproduksi di Hawai

Buah satu ini mengandung vitamin C yang cukup tinggi.

Selain itu, buah nanas juga memiliki kandungan bromelain.

Bromelain merupakan salah satu enzim yang membantu proses pencernaan.

Nah, nanas ternyata juga mengandung lebih banyak vitamin C jika dibandingkan dengan buah jeruk.

Selain itu, buah juga kaya akan kandungan serat.

2. Kiwi

Makanan yang banyak mengandung vitamin C yang kedua, yaitu buah kiwi.

Buah ini awalnya bernama Gosberi Cina.

Suatu kemudian, buah ini dinamai kembali dengan alasan ekspor marketing pada tahun 1950-an, menjadi melonette, kemudian kiwi.

Nama buah ini berasal dari kiwi — burung yang tak bisa terbang dari Selandia Baru.

Buah Kiwi merupakan sumber vitamin C yang sangat baik bagi jantung dan otot.

Manfaatnya tersebut dikarenakan kandungan zat magnesium dan potassium pada kiwi.

Selain kandungan tersebut, kiwi juga memiliki kandungan seng serta folat, dimana kandungan ini sangat baik bagi penderita anemia.

3. Pepaya

Dengan mengonsumsi papaya, maka dapat membantu Anda dalam membersihkan sinus.

Selain itu, papaya juga dipercaya mampu mencerahkan kulit, dan menguatkan tulang.

Ceritanya:

Christopher Columbus, penjelajah dan pedagang asal Italia yang menyeberangi Samudera Atlantik sampai Benua Amerika pun menyebut, bahwa si pepaya ini mendapatkan julukan sebagai buah malaikat.

Christopher Columbus menyebut pepaya buah malaikat karena pepaya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan kecantikan kulit.

4. Jambu

Jambu merupakan jenis buah yang ternyata juga memiliki kandungan dari vitamin C yang cukup tinggi.

Selain itu, jambu juga sangat baik jika dikonsumsi oleh penderita diabetes.

Bagi Anda yang sedang dalam program penurunan berat badan, Anda juga dapat terbantu jika mengonsumsi buah jambu, karena jambu dipercaya juga dapat membantu menurunkan berat badan.

Selain itu, jambu juga mampu menormalkan tekanan darah tinggi dan mempercepat dalam mengatasi flu.

5. Mangga

Mangga merupakan jenis buah yang dapat kita temui di daerah dengan iklim tropis.

Kandungan dari buah ini memang terkenal dengan vitamin C yang cukup tinggi.

Selain itu, buah manga juga memiliki kandungan vitamin A yang dapat membantu menutrisi mata dan menjaga kesehatan mata.

6. Stroberi

Buah ini juga terkenal karena kandungan vitamin C-nya yang cukup banyak.

Selain itu rasa stroberi juga menyegarkan jika dijadikan sebagai minuman.

Selain kandungan vitamin C, buah stroberi juga mampu membantu Anda untuk membakar lemak pada tubuh.

Hal tersebut karena adanya kandungan anthocyanin pada stroberi.

Stroberi juga dipercaya dapat memutihkan gigi secara alami.

7. Blackcurrants

Blackcurrants

Satu setengah cangkir (56 gram) blackcurrant bisa mengandung 101 mg vitamin C atau sanggup memenuhi kebutuhan vitamin C harian sebanyak 112 persen.

Tak hanya vitamin C, buah ini juga mengandung flavonoid antioksidan yang dikenal sebagai anthocyanin.

Zat inilah yang membuat blackcurrant memiliki warna gelap.

8. Leci

Leci

Satu buah leci menyediakan hampir 7 mg vitamin C atau sanggup memenuhi kebutuhan vitamin C harian sebanyak 7,5 persen. Sementara satu cangkir buah leci bisa mencukupi kebutuhan vitamin C harian 151 persen.

Buah ini memang dapat menyediakan cukup banyak vitamin C yang bermanfaat untuk sintesis kolagen dan kesehatan pembuluh darah.

9. Lemon

Satu buah lemon mentah, termasuk kulitnya dapat menyediakan 83 mg vitamin C atau sanggup memenuhi kebutuhan vitamin C harian sebanyak 92 persen.

Vitamin C dalam jus lemon juga bertindak sebagai antioksidan.

10. Kesemek

Kesemek

Kesemek adalah buah berwarna oranye yang menyerupai tomat.

Buah ini memiliki banyak varietas.

Satu buah kesemek diketahui bisa mengandung 16,5 mg vitamin C atau sanggup mencukupi kebutuhan vitamin C harian mencapai 18 persen.

11. Markisa

Yup, buah yang dikenal dengan nama passion fruit ini sering muncul dalam campuran teh pada minuman kekinian.

Selain rasanya yang asam-asam menyegarkan, kandungan vitamin C pada markisa juga tidak boleh diremehkan.

Per 100 gram markisa mengandung sekitar 30 mg vitamin C.

12. Blueberry

Buah mungil berwarna biru keunguan ini adalah sumber nutrisi yang baik.

Salah satunya tinggi kandungan alami vitamin C.

Satu cup blueberry atau sekitar 128 gram menyediakan 16 persen kebutuhan harian vitamin C.

Blueberry. baik segar maupun beku, ternyata memiliki nutrisi yang sama.

Blueberry dapat dikonsumsi langsung atau dijadikan campuran smoothie.

13. Jambu biji

Jika Anda mencari buah yang mengandung vitamin C, jambu biji pasti ada di deretan teratas.

Satu buah jambu biji ukuran sedang mengandung lebih dari 200 miligram asam askorbat, jauh lebih tinggi dibandingkan jumlah yang ada pada jeruk.

Selain vitamin C, jambu biji juga kaya akan serat.

Berdasarkan sebuah penelitian dalam Journal of Clinical and Diagnostic Research, zat gizi bermanfaat dalam jambu biji dapat membantu menurunkan tekanan darah dan kolesterol.

14. Alpukat

Alpukat adalah salah satu makanan kaya vitamin E paling sehat dan paling lezat.

Merupakan salah satu dari buah-buahan creamiest yang menawarkan jumlah asam lemak tak jenuh tunggal yang baik.

1 alpukat utuh akan menyediakan 10 persen vitamin E.

Ternyata,

Soal vitamin, alpukat memiliki kandungan vitamin A sebanyak 43 mikrogram, 14 mikrogram vitamin K, 1,3 miligram vitamin E, dan 0,2 miligram vitamin B.

Alpukat juga mengandung folat, tembaga, vitamin C, vitamin B3, B5, B12, zinc, kolin, dan vitamin D.

Banyaknya vitamin dan mineral yang terkandung dalam alpukat tentunya bermanfaat bagi tubuh Anda.

15. Labu Kuning

Labu kuning (Cucurbita moschata) merupakan salah satu jenis buah yang kerap dikonsumsi sebagai campuran kolak, kue, sup, dan puding.

Selain itu, buah ini juga bisa diolah dengan cara dikukus, ditumis, hingga dipanggang atau dibakar.

Tak hanya dagingnya, biji labu kuning juga dapat diolah menjadi camilan sehat yang bernilai gizi tinggi.

Dalam seporsi labu kuning atau setara sekitar 250 gram, terkandung 50 kalori dan beragam nutrisi berikut ini:

  • 2 gram protein
  • 12–15 gram karbohidrat
  • 0,1 gram lemak
  • 2,5 gram serat
  • 800–900 mikrogram vitamin A
  • 20 miligram vitamin C
  • 50 miligram kalsium
  • 25 miligram magnesium
  • 400–500 miligram kalium
  • 0,7–1 miligram zinc
  • 1,5–2 miligram zat besi

16. Blewah

Blewah

Menurut riset oleh Medical News Today, satu cup blewah mengandung sekitar 65 mg vitamin C – cukup untuk asupan vitamin C sehari-hari untuk meningkatkan produksi pembuluh darah, otot, hingga kolagen dalam tulang. 

Dalam seporsi atau setara 150 gram buah blewah, terkandung sekitar 60 kalori dan beragam nutrisi berikut ini:

  • 1,3 gram protein
  • 13 gram karbohidrat
  • 1,5 gram serat
  • 0,3 gram lemak
  • 12 gram gula
  • 25 miligram natrium
  • 15 miligram kalsium
  • 18 miligram magnesium
  • 420 miligram kalium
  • 250 mikrogram vitamin A
  • 55 miligram vitamin C

17. Buah Naga

Meskipun rendah kalori, buah naga terkenal sangat kaya akan vitamin, serat, serta mineral.

Kandungan vitamin C dan carotenoid dalam buah naga dapat meningkatkan sistem imun, menetralisir radikal bebas, dan mencegah infeksi dengan melindungi sel darah putih dari kerusakan. 

18. Sianci (Arecola Cherry)

Ceri barbados

Sianci atau disebut juga dengan aserola atau ceri barbados. Buah berwarna merah ini merupakan sumber vitamin C yang tinggi, lho.

Hanya 1/2 gelas sianci mengandung 822 mg vitamin C. Oleh sebab itu, buah ini sangat baik dikonsumsi untuk menjaga sistem imun dan kesehatan tubuh secara umum.

Selain itu ini juga kaya akan vitamin C untuk kesehatan mata. Serta mencegah pendarahan retina dan pembentukan katarak.

Sayuran:

Makanan yang Mengandung Vitamin C dari Sayuran

1. Paprika

Makanan yang banyak mengandung vitamin C yang pertama, yaitu paprika.

Baik paprika merah maupun hijau, masing-masing memiliki kandungan vitamin C yang cukup tinggi.

Bahkan kandungan vitamin C pada satu buah paprika lebih tinggi dibandingkan dengan jeruk.

Selain itu, paprika juga memiliki kandungan vitamin A yang sangat baik bagi mata.

2. Tomat

Salah satu makanan dengan kandungan vitamin C ini akan sangat segar jika dikonsumsi dengan cara dibuat minuman seperti jus tomat dengan campuran wortel.

Atau apabila Anda suka, Anda bisa langsung.

Tomat memiliki kandungan seperti vitamin C dan juga antioksidan.

Selain itu, tomat juga mampu membantu memperlancar pencernaan Anda, serta menjaga kesehatan mata, menurunkan kolesterol, dan membantu detoksifikasi pada tubuh.

3. Brokoli

Jenis sayuran ini juga dapat dijadikan sumber dari vitamin C yang baik bagi tubuh.

Brokoli juga dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan Anda.

Lalu, terdapat khasiat dari mengonsumsi brokoli lainnya, yaitu dapat mengatasi sembelit dan mengurangi peradangan.

Brokoli juga sangat banyak mengandung vitamin E dan A yang baik bagi kulit dan mata.

4. Cabai

Beralih ke makanan dengan sumber vitamin C dari jenis sayuran, yaitu cabai.

Sesungguhnya jenis makanan ini masih termasuk dalam jenis buah-buahan, namun umumnya digunakan sebagai bahan makanan dari kategori sayuran.

Selain terkenal karena rasa pedasnya, cabai juga kaya akan vitamin C yang baik bagi tubuh.

Selain vitamin C, cabai juga memiliki kandungan zat berupa capsaicin, dimana zat tersebut yang juga menyebabkan timbul rasa pedas pada cabai, namun zat tersebut yang dapat berfungsi dalam membantu mengurangi nyeri sendi.

5. Kangkung

Sayuran kangkung juga memiliki kandungan vitamin C yang bisa didapatkan apabila mengonsumsinya.

Kangkung juga kaya akan kandungan vitamin A dan K yang sangat tinggi dan sangat mencukupi kebutuhan vitamin harian hanya dengan mengonsumsi kangkung.

6. Kembang kol

Makanan yang banyak mengandung vitamin C selanjutnya adalah kembang kol.

Namun, selain mengandung banyak vitamin C, makanan berupa kembang kol ini juga merupakan jenis sayuran yang ternyata memiliki kandungan protein, vitamin B kompleks, folat, dan kalium.

Jenis sayuran ini juga baik bagi kesehatan jantung karena mengandung sulforaphane, zat yang mampu membantu mengurangi tekanan darah tinggi dan dapat meningkatkan kemampuan kerja dari organ ginjal.

7. Kubis Brussel

Kubis kecil ini sarat dengan fitonutrien dan serat pencegah kanker, belum lagi 74,8 mg vitamin C.

Jika Anda biasanya malas memakannya karena rasa pahit, Anda dapat mengeluarkan rasa manis alami mereka dengan memanggangnya.

8. Bayam sawi

Satu cangkir sawi mentah menyediakan 195 mg vitamin C atau sanggup memenuhi kebutuhan vitamin C harian sebanyak 217 persen.

Meskipun panas dari masakan dapat menurunkan kandungan vitamin C dalam makanan, satu cangkir bayam sawi yang dimasak masih menyediakan 117 mg vitamin C.

Seperti banyak sayuran hijau gelap lainnya, bayam sawi juga kaya akan kandungan vitamin A, kalium, kalsium, mangan, serat, dan folat.

9. Sayur kale

Secangkir kale mentah cincang bisa menyediakan 80 mg vitamin C atau sanggup memenuhi kebutuhan vitamin C harian sebanyak 89 persen.

Sayuran ini juga dapat memasok vitamin K dalam jumlah tinggi dan karotenoid lutein dan zeaxanthin.

Sementara, satu cangkir kale matang bisa menyediakan 53 mg vitamin C atau memenuhi 59 kebutuhan harian.

10. Kentang

Satu kentang ukuran sedang secara alami mengandung 27 miligram vitamin C per porsi atau 30 persen dari kebutuhan harian.

Kunci kandungan vitamin C pada kentang ada di kulitnya.

Kulit kentang mengandung sekitar 4,5 miligram vitamin c dan tinggi kandungan serat.

11. Daun Thyme

Daun Thyme

Ternyata, daun thyme segar memiliki vitamin C tiga kali lipat lebih banyak daripada jeruk.

Satu ons (28 gram) thyme segar memberikan 45 mg vitamin C.

Bahkan dengan menaburkan 1-2 sendok makan (3–6 gram) thyme segar ke dalam makan Anda, bisa menambahkan 3,5–7 mg vitamin C untuk tubuh.

Yang dipercaya bisa memperkuat kekebalan Anda dan membantu melawan infeksi.

12. Peterseli

Peterseli

Dua sendok makan (8 gram) peterseli segar mengandung 10 mg vitamin C.

Sama seperti sayuran berdaun hijau lainnya, peterseli adalah sumber dari zat besi nabati dan kandungan vitamin C-nya bisa membantu mencegah dan mengobati anemia defisiensi besi.

13. Kapri

Kapri atau kacang kapri adalah sejenis tumbuhan sayur yang mudah dijumpai di pasar-pasar tradisional Indonesia.

Kacang satu ini termasuk dalam golongan sayur buah, artinya buahnya yang dimakan sebagai sayur dan tidak digolongkan sebagai buah-buahan, seperti juga tomat atau cabai.

Kacang kapri masuk jajaran sebagai makanan dengan kandungan vitamin C tertinggi yaitu 38 mg vitamin C per cangkir dengan 26 kalori.

14. Asparagus

Asparagus adalah sumber vitamin K, kalium, vitamin E, vitamin A, folat, vitamin C, mangan, tembaga, dan seng yang sangat baik.

Memang asparagus dikenal sebagai salah satu jenis sayuran yang bergizi.

Dalam seporsi atau sekitar 100 gram asparagus, terkandung 20 kalori dan beragam nutrisi, seperti:

  • 1,8–2 gram serat
  • 2 gram protein
  • 3,8–4 gram karbohidrat
  • 25 miligram kalsium
  • 2 miligram zat besi
  • 200 miligram kalium
  • 50 miligram fosfor
  • 0,5 miligram zinc
  • 1,1 miligram vitamin E
  • 40 mikrogram vitamin K

Sayuran asparagus satu ini dipercaya sebagai sayuran tersehat yang kaya akan nutrisi penting untuk kesehatan tubuh dan mencegah penyakit.

Ternyata, asparagus memiliki berbagai nutrisi yang istimewa dengan kalori yang sangat rendah.

Berbagai kandungan nutrisi dalam asparagus yaitu protein, serat, lemak, folat, kalium, fosfor, vitamin C, vitamin A, hingga vitamin E.

Tidak hanya itu, asparagus juga memiliki sejumlah kecil kandungan mikronutrien seperti zat besi, zinc, dan riboflavin.

15. Timi

Sama seperti parsley, timi atau thyme juga seringkali digunakan untuk memasak steak. Persamaan timi dan parsley tidak hanya itu.

Keduanya juga menjadi sayuran yang mengandung vitamin C!

Bahkan, timi segar yang baru dipetik memiliki kandungan vitamin C yang lebih besar daripada buah jeruk.

Satu ons (28 gram) timi memilki 45 miligram vitamin C. Kecil-kecil cabai rawit menjadi kalimat yang sangat menggambarkan timi!

16. Seledri

Seledri adalah jenis sayuran yang sering dijadikan jus.

Faktanya, satu cangkir jus seledri saja sudah mengandung 14 miligram vitamin C atau setara dengan 19% RAH.

17. Bayam jepang

Dikenal juga dengan sebutan bayam mustard, bayam jepang adalah sayuran yang mengandung vitamin C tinggi.

Bayangkan saja, dalam satu cangkir bayam jepang terdapat 195 miligram vitamin C atau setara dengan 217% RAH.

Saat memasaknya, panas dari api akan menurunkan kadar vitamin C bayam jepang menjadi 117 miligram. Bukan masalah yang besar, bukan?

Kesimpulan

Like and Share Siherbal.com

Itulah 30+ daftar makanan yang mengandung vitamin C yang sangat diperlukan oleh tubuh kita, kawan herbal!

Untuk mencegah kekurangan vitamin C, pastikan setiap harinya Anda mengonsumsi buah dan sayur sumber vitamin C dengan porsi yang cukup, sesuai jumlah kebutuhan harian yang direkomendasikan.

Apabila Anda memiliki konten yang menarik seputar makanan vitamin C, Anda bisa kirim ke kontak kami ya atau bisa komentar disini.

Referensi (Resource):

  1. Fakhriyan Ardyanto. 13 Makanan yang Banyak Mengandung Vitamin C, Tak Cuma Jeruk. liputan6.com. Published April 13, 2020. Accessed April 3, 2021. https://hot.liputan6.com/read/4226336/13-makanan-yang-banyak-mengandung-vitamin-c-tak-cuma-jeruk
  2. Yandri Daniel Damaledo, Dinda Silviana Dewi, Dinda Silviana Dewi. 12 Sayur dan Buah Kaya Vitamin C untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh. tirto.id. Published March 20, 2020. Accessed April 3, 2021. https://tirto.id/12-sayur-dan-buah-kaya-vitamin-c-untuk-tingkatkan-daya-tahan-tubuh-eGp6
  3. Irawan Sapto Adhi. 14 Makanan yang Mengandung Vitamin C Tinggi Halaman all – Kompas.com. KOMPAS.com. Published June 14, 2020. Accessed April 3, 2021. https://health.kompas.com/read/2020/06/14/100200868/14-makanan-yang-mengandung-vitamin-c-tinggi?page=all
  4. Sumber-Sumber Vitamin C. PT. Nutrifood Indonesia. Published 2019. Accessed April 3, 2021. https://www.nutrimart.co.id/blog/sumber-vitamin-c/
  5. Diah Afrilian. 10 Makanan yang Banyak Mengandung Vitamin C untuk Tingkatkan Imun Tubuh. detikfood. Published December 2, 2020. Accessed April 3, 2021. https://food.detik.com/info-sehat/d-5278552/10-makanan-yang-banyak-mengandung-vitamin-c-untuk-tingkatkan-imun-tubuh
  6. Rosalina D. 15 Makanan Tinggi Vitamin C yang Bisa Tingkatkan Imunitas Tubuh Keluarga. kumparan. Published April 3, 2020. Accessed April 3, 2021. https://kumparan.com/kumparanmom/15-makanan-tinggi-vitamin-c-yang-bisa-tingkatkan-imunitas-tubuh-keluarga-1t9KYBpDxee
  7. Risna Halidi. 10 Makanan dengan Kandungan Vitamin C Tertinggi, Banyak yang Mudah Ditemui! suara.com. Published May 28, 2020. Accessed April 3, 2021. https://www.suara.com/lifestyle/2020/05/28/083000/10-makanan-dengan-kandungan-vitamin-c-tertinggi-banyak-yang-mudah-ditemui?page=all
  8. Yurika Nendri Novianingsih. 10 Makanan yang Memiliki Kandungan Vitamin C dan E, Mampu Jaga Imunitas Tubuh. Tribunnews.com. Published March 27, 2020. Accessed April 3, 2021. https://www.tribunnews.com/kesehatan/2020/03/27/10-makanan-yang-memiliki-kandungan-vitamin-c-dan-e-mampu-jaga-imunitas-tubuh?page=all
  9. Kezia Calesta. 10 Makanan Dengan Kandungan Vitamin C Tertinggi. Cosmopolitan Indonesia. Published June 18, 2020. Accessed April 3, 2021. https://www.cosmopolitan.co.id/article/read/6/2020/20613/10-makanan-dengan-kandungan-vitamin-c-tertinggi
  10. Fadli Adzani. 10 Sayuran yang Mengandung Vitamin C Ini Siap Disantap Setiap Hari! SehatQ. Published July 20, 2020. Accessed April 3, 2021. https://www.sehatq.com/artikel/sayuran-yang-mengandung-vitamin-c
  11. Fiona D. 15 Sumber Vitamin C untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh saat Pandemi Corona. Orami.co.id. Published April 28, 2020. Accessed April 3, 2021. https://www.orami.co.id/magazine/sumber-vitamin-c-daya-tahan-tubuh-pandemi-corona/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *